<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Orang Batak</title>
	<atom:link href="http://impola.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://impola.wordpress.com</link>
	<description>Tokoh Tokoh Batak Terbaik</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Mar 2011 09:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='impola.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Orang Batak</title>
		<link>http://impola.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://impola.wordpress.com/osd.xml" title="Orang Batak" />
	<atom:link rel='hub' href='http://impola.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BATAK &#8211; Foto Jejak Letusan Gunung Toba</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2011/03/08/batak-foto-jejak-letusan-gunung-toba/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2011/03/08/batak-foto-jejak-letusan-gunung-toba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 09:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://impola.wordpress.com/2011/03/08/batak-foto-jejak-letusan-gunung-toba/</guid>
		<description><![CDATA[BATAK &#8211; Foto Jejak Letusan Gunung Toba BATAK &#8211; Sekitar 70.000 tahun yang lalu, sebuah megaletusan gunung berapi mengguncang Bumi. Letusan itu diyakini sebagai yang terbesar dalam kurun waktu 2 juta tahun terakhir. &#8230; Read More BATAK &#8211; Foto Jejak Letusan Gunung Toba &#124; Batak Filed under: Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=148&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2011/03/08/batak-foto-jejak-letusan-gunung-toba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Albert Situmorang</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/05/02/albert-situmorang/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/05/02/albert-situmorang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 00:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Albert Situmorang]]></category>
		<category><![CDATA[Nababan]]></category>
		<category><![CDATA[Panda Nababan]]></category>
		<category><![CDATA[Simatupang]]></category>
		<category><![CDATA[Situmorang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impola.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Dunia kewartawanan Indonesia kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya, Albert Situmorang (53 tahun), yang tutup usia, Minggu 18Juli 2004 siang. Jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Sunter Jaya 4A Nomor 32 RT 011 RW 02, Jakarta Utara. Jenazah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur Selasa 20 Juli 2004 petang.

Meninggalnya wartawan Suara Pembaruan ini amat mengejutkan. Sehari sebelumnya, Sabtu, dia masih ke kantor dan bercakap-cakap dengan beberapa rekannya.  

Salah seorang keluarganya, Yuliantino Situmorang, mengemukakan, almarhum, yang biasanya dipanggil Bang Albert, sepulang dari gereja bersiap-siap untuk menghadiri konferensi cabang PWI Jaya. Tiba-tiba dia terjatuh di rumah dan tidak sadarkan diri.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=144&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/05/02/albert-situmorang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Augustin Sibarani, pelukis lukisan Sisingamangaraja untuk uang kertas rupiah</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/05/01/augustin-sibarani/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/05/01/augustin-sibarani/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 02:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Augustin Sibarani]]></category>
		<category><![CDATA[Hasibuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sibarani]]></category>
		<category><![CDATA[Sisingamangaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Sitor Situmorang]]></category>
		<category><![CDATA[Situmorang]]></category>
		<category><![CDATA[Tobing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impola.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Dari segala potret yang pernah dilukisnya, potret Sisingamangaraja XII mungkin potret paling fantastis yang pernah ia buat. Ia menggambarnya bertahun-tahun lalu, sebab orang-orang Batak ingin punya pahlawan nasional mereka sendiri, sebagaimana orang Aceh punya Tjoet Njak Dhien dan Teuku Umar, orang Jawa punya Diponegoro, atau orang Maluku punya Kapiten Patimura. Orang Batak mengusulkan pada Presiden Soekarno agar mengesahkan Sisingamangaraja sebagai pahlawan nasional.

Seorang pahlawan harus ada potretnya, paling tidak, untuk bisa dipandang anak-anak sekolah dan dipajang di kantor-kantor pemerintah, serta membuatnya tampak tak mengada-ada.

Masalahnya, Sisingamangaraja telah meninggal jauh di awal abad XX, dan tak meninggalkan sehelai foto pun.

Sibarani mulai bekerja bagaikan artis di biro kriminal kantor polisi yang tengah mereka-reka wajah buronan tak dikenal. Ia beruntung masih bisa bertemu keturunan sang pahlawan, juga teman-temannya, seperti ayah penyair Sitor Situmorang, yang mengenal baik laki-laki yang akan dilukisnya itu. Sibarani tak hanya ingin mengenal Sisingamangaraja sebagai sosok laki-laki yang bisa dilukis di atas kanvas, tapi juga ingin mengenalnya bagaikan pernah hidup bersama dirinya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=145&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/05/01/augustin-sibarani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prof. Dr.Bungaran Saragih</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/04/30/bungaran-saragih/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/04/30/bungaran-saragih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 23:36:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bungaran Saragih]]></category>
		<category><![CDATA[Saragih]]></category>
		<category><![CDATA[Siantar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rapolo.wordpress.com/2003/11/21/56/</guid>
		<description><![CDATA[Anak Siantar, guru besar IPB lulusan doktor bidang ekonomi dari North Carolina State University, AS (1980), ini terkenal dengan berbagai tulisan dan pandangannya tentang masalah pertanian. Maka ketika ia diangkat menjadi Menteri Pertanian (Kabinet Persatuan dan Kabinet Gotong-Royong) disambut banyak pihak sebagai pilihan yang tepat. Diharapkan ia bisa mendorong sektor pertanian menjadi lokomotif kesejahteraan rakyat, khususnya petani. Pertama-tama yang ia lakukan setelah menjabat Menteri Pertanian adalah merumuskan visi dan misi serta program dan kebijakan. Setelah itu masuk pada tahap implementasi. Dalam hal ini, ia melakukan tiga hal: Pertama "memadamkan kebakaran" yaitu persoalan yang mendesak kalau tidak akan berdampak jelek; Kedua meletakkan fondasi untuk bisa melakukan pekerjaan yang lain, Ketiga adalah belajar terus dan berbuat lebih baik.

Yang dimaksud dengan memadamkan kebakaran itu melakukan tindakan mengamankan distribusi dan penyediaan pangan. "Kita berusaha supaya harga tidak bergejolak. Kita melakukan itu dengan memanfaatkan mekanisme pasar dan mengatur supaya produksi, distribusi, dan konsumsi berjalan satu sama lain sehingga tidak ada gejolak harga yang mencemaskan," kata alumni S1 IPB (1977) ini. Kemudian ia berupaya memadamkan kebakaran yang lain yaitu soal harga dasar gabah. Ia berupaya menciptakan mekanisme harga, memelihara harga dasar dan membuat harga pasar tidak jauh berbeda dengan harga pasar.

Saat terjadi pergantian Presiden dari Gus Dur ke Megawati Sukarnoputri, ia tetap dipertahankan pada jabatan memimpin Departemen Pertanian. Sehingga pantas ia bersyukur, karena ada kontinuitas dan konsistensi apa yang yang sudah ia pikirkan hingga sampai 2004. Ia ingin mewujudkan impiannya mendorong sektor pertanian menjadi lokomotif peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya petani. Menurutnya, selama ini sektor pertanian terutama agrobisnis kurang maju sebab tidak mendapat dukungan dari perbankan. Padahal, sektor pertanian terbukti mampu bertahan ketika Indonesia dalam kondisi krisis ekonomi.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=131&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/04/30/bungaran-saragih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akbar Tandjung</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/akbar-tandjung/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/akbar-tandjung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 18:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akbar Tandjung]]></category>
		<category><![CDATA[G 30 S /PKI]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan jender]]></category>
		<category><![CDATA[Laskar Ampera]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan hukum dan HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sibolga]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tandjung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rapolo.wordpress.com/2003/11/19/51/</guid>
		<description><![CDATA[Politisi ulung dan licin ini kini menjelma menjadi salah satu kandidat Presiden RI. Pria kelahiran Sibolga, Sumatra Utara, daerah nan jauh dari hiruk pikuk politik Jakarta, 14 Agustus 1945, menapaki jenjang karir politik dari bawah. Jabatan Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI yang kini digenggamnya memberinya peluang ikut bersaing memperebutkan jabatan nomor satu di negeri ini. Kendati masalah hukum membayangi gerak langkahnya.

Setelah melalui masa kecil dan menamatkan Sekolah Rakyat (SR) di Medan, ia pun pindah ke Jakarta. Di kota ini ia menamatkan pendidikan SMP Perguruan Cikini dan SMA Kanisius. Selanjutnya ia memilih kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Pergumulannya dengan dunia politik dimulai ketika masih kuliah. Tahun 1966 ia aktif dalam gerakan mahasiswa pada saat pengganyangan G 30 S /PKI melalui Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia Universitas Indonesia (KAMI-UI) dan Laskar Ampera Arief Rahman Hakim. Aktivitasnya itu merupakan modal kuat untuk ikut dalam bursa pemilihan ketua senat mahasiswa.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=126&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/akbar-tandjung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abdul Haris Nasution</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/abdul-haris-nasution/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/abdul-haris-nasution/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 00:40:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Abdul Haris Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Rampai TNI]]></category>
		<category><![CDATA[KNPI]]></category>
		<category><![CDATA[Kotanopan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Pak Nas]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impola.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Gaya hidup bersahaja dibawa Jenderal Besar A.H. Nasution sampai akhir hayatnya, 6 September 2000. Ia tak mewariskan kekayaan materi pada keluarganya, kecuali kekayaan pengalaman perjuangan dan idealisme. Rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, tetap tampak kusam, tak pernah direnovasi. Namun Tuhan memberkatinya umur panjang, 82 tahun.P ria Tapanuli ini lebih menjadi seorang jenderal idealis yang taat beribadat. Ia tak pernah tergiur terjun ke bisnis yang bisa memberinya kekayaan materi. Kalau ada jenderal yang mengalami kesulitan air bersih sehari-hari di rumahnya, Pak Nas orangnya. Tangan-tangan terselubung memutus aliran air PAM ke rumahnya, tak lama setelah Pak Nas pensiun dari militer. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, keluarga Pak Nas terpaksa membuat sumur di belakang rumah. Sumur itu masih ada sampai sekarang.Memang tragis. Pak Nas pernah bertahun-tahun dikucilkan dan dianggap sebagai musuh politik pemerintah Orba. Padahal Pak Nas sendiri menjadi tonggak lahirnya Orba. Ia sendiri hampir jadi korban pasukan pemberontak yang dipimpin Kolonel Latief. Pak Nas-lah yang memimpin sidang istimewa MPRS yang memberhentikan Bung Karno dari jabatan presiden, tahun 1967.

Pak Nas, di usia tuanya, dua kali meneteskan air mata. Pertama, ketika melepas jenazah tujuh Pahlawan Revolusi awal Oktober 1965. Kedua, ketika menerima pengurus pimpinan KNPI yang datang ke rumahnya berkenaan dengan penulisan buku, Bunga Rampai TNI, Antara Hujatan dan Harapan.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=140&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/04/28/abdul-haris-nasution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Legenda Raja Sisingamangaraja XII</title>
		<link>http://impola.wordpress.com/2008/04/27/legenda-raja-sisingamangaraja/</link>
		<comments>http://impola.wordpress.com/2008/04/27/legenda-raja-sisingamangaraja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2008 03:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>impola</dc:creator>
				<category><![CDATA[Raja Sisingamangaraja XII]]></category>
		<category><![CDATA[AHU SI SINGAMANGARAJA]]></category>
		<category><![CDATA[Boru Lopian]]></category>
		<category><![CDATA[DATU BOLON]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbantobing]]></category>
		<category><![CDATA[Patuan Anggi]]></category>
		<category><![CDATA[Patuan Nagari]]></category>
		<category><![CDATA[Pulo Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Putra Patuan Nagari]]></category>
		<category><![CDATA[Sidjabat]]></category>
		<category><![CDATA[Sijabat]]></category>
		<category><![CDATA[Sisingamangaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Sitopangan]]></category>
		<category><![CDATA[Situmorang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rapolo.wordpress.com/2003/10/14/35/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1875 Patuan Bosar yang kemudian digelari dengan Raja Ompu Pulo Batu, ditabalkan menjadi Si Sisingamangaraja XII di Bakara. Si Singamangaraja XI (Ompu Sohahuaon), ayahanda Si Singamangaraja XII, nyatanya telah berfungsi sebagai Raja-Imam Batak dalam tenggang waktu yang lama sekali (50 tahun), yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1875, yakni setelah Tuanku Rau, penganjur aliran wahhabi itu membunuh Si Singamangaraja X (Ompu Tuan Nabolon) pada tahun 1825 di dekat Siborong-borong.

Menurut adat istiadat Batak, putra tertua dari suatu keluargalah yang diutamanakan melanjutkan pekerjaan dan fungsi orang-tuanya, khususnya di bidang adat dan pemerintahan. Karena itulah maka penduduk di Bakara dan sekitarnya ingin menabalkan Ompu Parlopuk menjadi Si Singamangaraja XII. Tetapi karena untuk dapat menjadi Si Singamangaraja, seseorang harus mempunyai ciri-ciri kharismatis pula. Persyaratan itu harus dapat dipenuhi oleh orang yang akan ditabalkan menjadi penerus pimpinan kerajaan dan keimanan Si Singamangaraja. Kepemimpinan Kharimatis harus ada pada setiap Si Singamangaraja, yang pada masa lampau, di yakini selalu syarat mutlak daripada kepemimpinan dalam kerajaan, oleh penduduk yang masih dipengaruhi oleh suasana magis dan mystis, Calon Si Singamaraja harus dapat mencabut PISO GAJA DOMPAK dari sarungnya, menurunkan hujan dan membuat tanda-tanda luar biasa (mukjizat).Persyaratan ini nyatanya tidak dapat dipenuhi oleh Ompu Parlopuk tetapi dapat dipenuhi oleh adiknya, yaitu Patuan Bosar. PISO GAJA DOMPAK itu ada sejak Si Singamangaraja I yaitu sekitar pertengahan abad XVI masehi. PISO GAJA DOMPAK adalah lambang kerajaan Si Singamangaraja. Keris itu bukanlah sembarang keris. Keris panjang ini adalah salah satu terpenting di kerajaan Si Singamangaraja yang di mulai dan berpusat di Bakara, ditepi Danau Toba, hanya sekitar 8 km dari Pulau Samosir yang indah itu.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=impola.wordpress.com&amp;blog=3545973&amp;post=111&amp;subd=impola&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://impola.wordpress.com/2008/04/27/legenda-raja-sisingamangaraja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c866cbb0ed54a781903bf09092405232?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ngewe</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
